Tips Memotret Objek Yang Bergerak Cepat

membekukan objek

Tips Memotret Objek Yang Bergerak Cepat Kenapa kita harus bisa memotret benda yang bergerak dengan cepat alias membekukan objek? Bukankah tidak semua orang gemar melakukan street fotografi dan memotret kendaraan yang sedang bergerak cepat di jalan?

Yah, betul sekali. Tak semua orang gemar menelusuri jalan berburu momen. Tetapi bayangkan yang satu ini. Musim tamasya! Atau long weekend, akhir pekan panjang. Musim ini ialah salah satu momen spesial yang selalu ingin dingat oleh siapa saja. Kegembiraan bersama keluarga bertamasya tentunya sesuatu yang berharga untuk dikenang.

Tips Memotret Objek Yang Bergerak Cepat

Sayangnya, seringnya kekecewaan hadir. Khususnya mereka yang gemar menghabiskan waktu liburnya di tempat tamasya yang berisikan bermacam-macam permainan, seperti Dunia Fantasi (Dufan) atau Jungleland. Permainan disana kebanyakan permianan yang memicu adrenalin, seperti roller coaster, tempat duduk ontang-anting, halilintar, dan permainan lainnya.

Permainan seperti ini ialah permainan favorit untuk kalangan tua dan muda. Orang rela antri hanya untuk mendapatkan kesempatan mencobanya. Sayangnya, permainan ini, tidak pernah statis. Bila statis dan bergerak perlahan, adrenalin manusia tidak akan terpacu, tidak akan ada ketegangan, dan tentu saja tidak akan ada kegembiraan disana.

Tentunya, momen-momen menarik, seperti ekspresi wajah yang ketakutan saat menaikinya hal ini lah yang kita ingin ambil fotonya untuk mengingat kembali di lain waktu, dan mungkin ditertawakan bersama nanti. Tidak akan menarik ketika kita cuma memotret anak, sahabat, saudara ketika mereka turun. Tidak mengasyikan.

Yang sangat menyebalkan yaitu hasil foto rupanya kabur dan tidak menarik karena roller coaster yang ditaiki bergerak dengan cepat. Manyunlah kita, karena tidak ada yang mengingatkan pada saat benda tersebut mulai bergerak.

Itulah mengapa setidaknya kita harus memiliki sedikit pengetahuan tentang bagaimana memfoto benda yang bergerak cepat, yang sering kali juga disebut dengan istilah membekukan objek. Bagaimana caranya? Tidak susah. Sangat mudah sekali, cuma terkadang orang terlalu bermotivasi sehingga melupakan hal-hal kecil ini.

Cara Memotret Obyek Yang Bergerak Cepat ( Membekukan Obyek )

membekukan objek

Tergantung pada kamera yang dipergunakan. Kamera Prosumer atau Bridge Camera memiliki keuntungan lebih ketimbang kamera telpon seluler dalam hal ini, namun bukan berarti telpon seluler tak dapat dipergunakan. Cobalah lakukan hal berikut :

  • Tentukan dahulu spot dimana Anda ingin memotret

Pertimbangkan background dan bagaimana menempatkan objek dalam foto

  • Persiapkan setting kamera dengan benar sebelum memotret

Kesalahan dalam mengendalikan setting dapat membuat foto menjadi kabur. Ada dua Mode yang baik dipakai untuk memotret benda yang bergerak dengan cepat, yakni Mode Shutter Priority atau Mode Auto pada kamera prosumer atau DSLR atau Mirrorless. Bila pada kamera telpon seluler, pergunakan saja Mode Auto atau pakai Mode dengan simbol orang sedang berlari

  • Atur Shutter Speed atau Bukaan Rana

Bila menerapkan shutter speed pastikan kecepatan bukaan rana yang dipakai lebih cepat dari panjang lensa, seperti lensa 55-250 cm, maka kecepatan minimalnya sekitar 1/250, namun aku menerapkan setting lebih cepat lagi 1/300-500 detik. Bila lebih lambat dari ini foto akan cenderung blur/kabur

  • Gunakan Auto-Focus

Tangan kita susah meniru gerak roller coaster yang bergerak dengan cepat dan kamera pasti butuh waktu untuk menemukan obyeknya. Bila coba meniru akhirnya objek yang kita tuju bisa tidak tertangkap dengan baik.

  • Jangan mengikuti objek

Salah satu kesalahan yang biasa adalah tangan kita secara reflek cenderung mencoba mengikuti objek yang bergerak. Padahal kamera akan membutuhkan waktu untuk melaksanakan fokus ulang dan akhirnya gambar yang didapat cenderung kabur.

  • Gunakan Continous Shooting / Burst Mode

Jangan lupa aktifkan continous shotting atau burst mode. Dengan demikian dalam sekali menekan tombol shutter release, kamera akan merekam gambar beberapa kali. Semakin banyak maka semakin baik karena akan meningkatkan kemungkinan keberhasilan. Lebih baik buang banyak foto dibanding kehilangan momen-momen yang berharga.

  • Hitung Waktu dan Tahu Dimana Obyek Berada

Untuk menaiki wahana-wahana permainan seperti ini, pasti harus menunggu giliran. Bila itu bisa dimanfaatkan oleh sang fotografer untuk menghitung waktu yang diperlukan oleh wahana tersebut untuk menempuh spot dimana kita akan memfoto sasaran. Pastikan juga kita tahu dimana objek akan naik, apakah di bagian depan, tengah, atau belakang. Jadi, kita tidak salah sasaran, namun jika itu terjadi akan membikin hasil foto sia-sia saja.

  • Lakukan Percobaan

Sambil menunggu, lakukan tes beberapa kali agar terbiasa dengan keadaan dan menetapkan settingan kamera yang tepat, tidak terlalu jelas, tidak terlalu gelap, tidak blur dan sebagainya. Kalo misalkan masih tidak cocok atau kurang bagus, segera merubahnya.

Terlihat repot ya untuk memotret benda yang bergerak dengan cepat atau membekukan obyek ini?. Mungkin, tetapi tidak juga sebenernya

Semua akan terbayar lunas jika hasil fotonya baik dan menyenangkan. Banyak hal yang dapat dan dingat di masa datang dan mendatangkan kegembiraan mengenang suatu masa.

Bukan kah seperti itu, Kawan?

(Ada satu lagi teknik memfoto benda yang bergerak dengan cepat, yakni teknik panning. Tetapi, karena biasanya cenderung dipakai untuk mengarah ke seni, hal itu akan ditulis terpisah dilain kesempatan)

 

Review Canon G7X Mark III

Avatar for Abdul Abdul
1 min read

Cara Membuat Foto Bokeh

Avatar for Abdul Abdul
2 min read

Cara Memotret Bunga

Avatar for Abdul Abdul
1 min read

One Reply to “Tips Memotret Objek Yang Bergerak Cepat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *