Bagian-Bagian Kamera

KameraFoto.net – Bagian-Bagian Kamera, Udah sering pegang kamera? Atau bahkan tiap hari jalan-jalan bawa kamera, tapi gak tau nama bagian-bagian kamera dan fungsi bagian pada kamera? Yah, gak asyik dong! Tapi jangan khawatir, karena di artikel kali ini admin bakal ajakin kamu belajar keseluruhan bagian-bagian kamera, lengkap beserta fungsi bagian pada kamera. Cekidot!

bagian-bagian kamera
snapshot.canon-asia.com

Bagian-Bagian Kamera

Sebelum kita belajar tentang bagian-bagian pada kamera, kamu udah tau belum sih kamera itu apa? Pasti sudah tau ya kan? Kamera adalah satu piranti penting di dalam dunia fotografi, gunanya untuk meng-capture gambar, baik foto maupun video. Istilah kamera sendiri berasal dari bahasa latin, yaitu camera obscura yang berarti ruang gelap.

Lalu, kenapa kamu harus tau apa nama dan fungsi bagian-bagian kamera? Tentu saja ini sangat penting, agar kamu bisa memanfaatkan device kameramu semaksimal mungkin. Dengan mengetahui nama dan fungsi bagian-bagian pada kamera terutama kamera digital atau DSLR, kamu tentu akan lebih mudah dalam menggunakanya.

Oke, kita ambil satu sample untuk bahasan kali ini. Secara default, bagian pada kamera digital atau kamera DSLR standart bisa kita lihat seperti yang ada pada perangkat kamera DSLR Canon EOS 600D, Canon EOS 750D, atau Canon 800D. Ketiga kamera ini bisa kamu jadikan patokan untuk belajar nama dan fungsi bagian standart pada kamera secara keseluruhan.

Oke, tak perlu berlama-lama lagi. Berikut ini kami ulas dengan cukup detail nama dan fungsi bagian-bagian pada kamera.

Nama dan Fungsi Bagian-Bagian Kamera

Sebelumnya perhatikan urutan nomornya ya, dan untuk mengtahui letak bagiannya silahkan kamu lihat pada gambar.

1. Lensa

bagian-bagian kamera lensa
Gambar Lensa Kamera DSLR

Yang satu ini adalah bagian yang bisa kita bilang paling penting pada sebuah kamera, bahkan kamera apapun. Fungsi lensa sendiri tentu kamu sudah tahu. Jadi kayaknya gak perlu dijelaskan secara lebih dalam kan ya?

Lensa sendiri memiliki beberapa jenis dan macamnya dengan fungsi yang juga berbeda. Secara umum, lensa kamera dapat dibedakan menjadi dua varian yakni lensa zoom serta lensa prime.

2. Tombol Pembuka Lensa

Seperti namanya, tombol inilah yang bisa kamu gunakan untuk melepas lensa dan memisahkannya dari body kamera. Jadi, kamu tinggal tekan saja tombol yang ada pada bagian ini utnuk membuka kunci antara lensa dan body, lalu kamu bisa melepas kameranya dengan cara memutar kamera kearah jarum jam.

3. Flash Light

bagian-bagian kamera flash kamera
Gambar Flash Kamera DSLR

Kalau yang ini sudah jelas ya dari namanya. Flash Light adalah fitur lampu flash atau blitz yang disematkan pada perangkat kamera. Fungsinya adalah untuk membantu pencahayaan saat kamu memotret objek dalam ruangan yang gelap atau minim cahaya. Flash light pada kamera akan bekerja secara otomatis setelah kamu mengaktifkannya dan membuka akses melalui tombol open flash dibawah ini.

4. Tombol Open Flash

Kamu hanya akan bisa menggunaan tombol fitur yang satu ini jika kamera yang kamu gunakan dalam kondisi ON atau menyala (stanby). Fungsi adalah untuk membuka led flash saat akan kamu gunakan.

5. Tombol Fokus

bagian-bagian kamera tombol fokus
Gambar Tombol Fokus Pada Kamera

Dengan tombol ini kamu bisa memilih ingin menggunakanfitur auto focus kamera atau manual focus. So, jika kamu tak mau direpotkan dengan pengaturan titik fokus ketika akan memfoto suatu objek, gunakan fitur AF atau auto focus. Begitupun sebaliknya!

6. Tombol Shutter

Nah, kalau tombol yang ini adalah tombol penting yang bisa kamu gunakan untuk mengeksekusi gambar. Kalau kamu tekan tombol shutter, maka kamera akan menjepret dan merekam gambaran objek yang kamu bidik melalui lensa kamera.

7. Tombol Stabilizer

Tombol yang satu ini sangat beramanfaat utnuk membantu kamu meminimalisir gerakan-gerakan yang tak dibutuhkan saat meng-capture gambar atau saat memotret. Gerakan itu biasanya berupa getaran tangan. Hand Shake yang tak sengaja kamu lakukan tentu akan mempengaruhi hasil dari jepretan kameramu, sehingga foto menjadi blur atau tidak fokus.

Tombol ini akan secara otomatis mengaktifkan fitur gyrosensor, dimana fitur tersebut akan bekerja denagn mendeteksi getaran yang terjadi pada kamera. Saat terjadi getaran, gyrosensor ini yang akan berusaha membuat mekanisme peredaman secara otomatis.

8. Grip

Terkesan hanya untuk aspek tampilan saja. Namun, kenyataannya grip pada kamera adalah salah satu bagian yang cukup memiliki peran penting dari segi penggunaan. Grip memiliki desain khusus yang akan disesuaikan dnegan body kamera. Pada intinya grip dibuat agar para user mudah dan nyaman saat memegang kamera.

Umumnya grip dibuat dengan desain tekstur yang cenderung kasar. Bukan tanpa alasan, tekstur grip yang kasar akan meminimalisir hal-hal yang tak diinginkan saat memegang kamera, contonhya seperti terpeleset dan lain-lain. Sehingga dnegan tekstur yang kasar kamera tak akan mudah terlepas dari genggaman tangan.

9. Anti Red Eye

Ketika sedang memotret objek di ruangan gelap menggunakan flash, kita pasti sering melihat adanya titik warna merah muncul pada bagian mata objek. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut, maka pada perangkat kamera digital atau kamera dsls selalu dilengkapi dnegan salah satu bagian kamera yang satu ini.

10. Tombol Preview

Fungsi bagian kamera yang satu ini adalah untuk membuka akses ke gallery penyimpanan dan melihat hasil dari jepretan kameramu.

11. Tombol Navigasi

Secara umum, tombol navigasi berfungsi untuk mengarahkan serta memilih menu pada pengaturan kamera. Pada beberapa perangkat tertentu, bagian kamera yang satu ini terkadang memiliki sedikit perbedaan fungsi. Salah satu contohnya adalah seperti yang ada pada perangkat kamera EOS 600D dan EOS 1000D. Pada dua perangkat tersebut dan beberapa yang lain kamu akan menemukan tombol navigasi dengan multi fungsi. Selain untuk mengatur arah juga untuk shortcut untuk mengakses fitur khusus lainnya.

12. Tombol Delete

Kalau ada foto dan video yang hasilnya kurang pas di mata dan hati, klik aja tombol ini untuk menghapusnya dari memory penyimpanan.

13. Tombol Zoom 

Untuk pengaturan jarak dekat atau jauhnya objek yang akan difoto pada mode live view. Bisa juga untuk melakukan fungsi maximize serta minimizegambar atau hasil foto.

14. Tombol AV

Funsinya untuk pengaturan bukaan aperture ataupun diafragma pada kamera.

15. Tombol LifeView

Kalau kamu mau beralih dari tampilan viewfinder ke mode lifeview pakai saja tombol ini. Beberapa perangkat lainnya seperti Canon EOS 600D, tombol ini juga bisa menjadi akses untuk memulai aktifitas perekaman video.

16. Viewvinder

Viewfinder adalah bagian lensa kecil yang kamu gunakan untuk membidik foto.

17. Mode Dial

Akses menu ceapt untuk memilih odus pemotretan. Kamu juga bisa memilih auto mode yang telah disiapkan secara default melalui tombol ini.

18. Tombol ISO

Shortcut untuk pengaturan fitur ISO

19. Main Dial

Adalah bagian pada kamra yang fungsinya adalah untuk arah navigasi pada beberapa menu khusus.

20. Layar LCD

yang kamu gunain untuk membidik objek foto, mengatur settingan kamera, dll.

21. Tombol On/Off

Nah, kalau yang satu ini adalah bagian paling vital dari sederetan daftar bagian-bagian kamera yang sudah dijelaskan sebelumnya. Tanpa adanya tombol on/off, maka fungsi bagian-bagian kamera lainnya tentu tak akan bisa bekerja.

Leave a Comment